Adenokarsinoma Pankreas : Tumor ganas sel saluran pankreas

Adenokarsinoma Pankreas merupakan tumor ganas yang berasal dari sel-sel yang melapisi saluran pankreas.

Sekitar 95% tumor ganas pankreas merupakan adenokarsinoma.
Tumor-tumor ini lebih sering terjadi pada laki-laki dan agak lebih sering menyerang orang kulit hitam.

Tumor ini jarang terjadi sebelum usia 50 tahun dan rata-rata penyakit ini terdiagnosis pada penderita yang berumur 55 tahun.


Kistadenokarsinoma


Kistadenokarsinoma merupakan kanker pankreas yang jarang terjadi dan memiliki prognosis (ramalan penyakit) yang lebih baik.
Hanya 20% kasus yang sudah menyebar ketika dilakukan terapi pembedahan.
Jika kanker belum menyebar dan seluruh pankreas sudah diangkat, 65% penderita memiliki harapan hidup minimal selama 5 tahun.

PENYEBAB

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi adenokarsinoma pankreas 2-3 kali lebih sering terjadi pada perokok berat.

Resiko terjadinya adenokarsinoma pankreas meningkat pada penderita pankreatitis kronis.

GEJALA

Adenokarsinoma pankreas secara khusus tidak menyebabkan gejala sampai tumornya tumbuh besar. Jadi, ketika terdiagnosis, tumor sudah menyebar keluar pankreas menuju ke kelenjar getah bening di dekatnya atau ke hati atau paru-paru.

Gejala pertama yang khas adalah nyeri dan penurunan berat badan.
Penderita mengalami nyeri perut (biasanya nyeri yang hebat di perut bagian atas yang menjalar ke punggung) dan penurunan berat badan minimal 10% dari berat badan sebelumnya.

Sekitar 80% kanker terjadi di kepala pankreas (bagian pankreas yang dekat dengan usus dua belas jari dan saluran empedu utama), sehingga gejala awalnya yang khas adalah sakit kuning (jaundice) yang disebabkan adanya penyumbatan pada saluran empedu utama.
Pada penderita dengan sakit kuning, kuning tidak hanya terjadi di kulit, tetapi juga di bagian putih mata (sklera) dan jaringan lainnya. Sakit kuning disertai dengan rasa gatal yang menyeluruh.

Tumor di badan dan ekor pankreas (bagian tengah dan bagian yang paling jauh dari usus dua belas jari), bisa menyumbat pembuluh balik yang berasal dari limpa dan menyebabkan pembesaran limpa dan varises (pembesaran dan pembengkakan pembuluh balik yang berkelok-kelok) di sekeliling lambung dan kerongkongan.
Bila varises tersebut pecah, maka bisa terjadi perdarahan hebat, terutama dari kerongkongan.

DIAGNOSA

Sulit untuk menegakkan diagnosis dini.
Jika dicurigai suatu adenokarsinoma pankreas, pemeriksaan diagnostik yang sering dilakukan adalah USG, CT scan dan endoskopi pankreatografi retrograd (tehnik sinar X yang menunjukkan struktur saluran pankreas).

Untuk memperkuat diagnosis, bisa diambil contoh dari pankreas untuk diperiksa dibawah mikroskop. Contoh jaringan diambil dengan memasukkan jarum melalui kulit dengan panduan CT scan atau USG. Bisa juga diambil contoh dari hati untuk mengetahui penyebaran dari kanker ini.

Jika dokter mencurigai suatu adenokarsinoma, tetapi pemeriksaan-pemeriksaan tersebut hasilnya normal, maka perlu dilakukan pembedahan untuk mengeksplorasi pankreas.

PENGOBATAN

Nyeri yang bersifat sedang, bisa dikurangi dengan aspirin atau asetaminofen.
Nyeri hebat di perut bagian atas bisa dikurangi dengan posisi membungkuk, menundukkan kepala dan menekuk lutut atau dengan obat-obatan seperti kodein atau morfin per-oral (melalui mulut).
Untuk 70-80% penderita dengan nyeri hebat, bisa dikurangi dengan suntikan penghambat nyeri pada saraf.

Rendahnya kadar enzim pencernaan bisa diobati dengan sediaan enzim per-oral (melalui mulut).

Jika terjadi diabetes (kencing manis), mungkin perlu diberikan insulin.

Kurang dari 2% penderita yang bertahan hidup sampai 5 tahun setelah penyakitnya terdiagnosis.
Satu-satunya harapan penyembuhan adalah pembedahan, yang dilakukan pada penderita yang kankernya belum menyebar. Pada pembedahan dilakukan pengangkatan pankreas saja atau pankreas dengan usus dua belas jari.
Bahkan setelah pembedahanpun, hanya 10% penderita yang bertahan hidup selama 5 tahun. (medicastore)