Ini Loh Cara Mudah Hilangkan Bekas Jerawat



Bagaimanakah cara menghilangkan bekas jerawat?

Acapkali jerawat yang telah berlalu di wajah meninggalkan bekas yang kerap permanen.

Perlukaan tersebut tidak hanya menyebalkan, tetapi juga mempengaruhi kepercayaan diri bagi sebagian orang.

Bisakah luka bekas jerawat dihilangkan?

Jawabnya bisa.

Untuk penanganan menghilangkan bekas jerawat, terdapat beberapa cara.

Setiap teknik dan cara yang ada tergantung pada beberapa faktor, antara lain:

1. Luas area bekas jerawat yang hendak dihilangkan.

2. Dalamnya luka bekas jerawat.

Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya:

1. Melalui terapi laser.

2. Dermabrasi, dan lainnya.

Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat.

Kondisi bekas jerawat ringan dan cara memudarkan bekas jerawat:

1. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon dua persen (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat.

2. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin.

3. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Procedure Chemical Peeling.

Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul.

Teknik apa yang paling cocok direkomendasikan dokter?

Namun, sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedurcara menghilangkan bekas jerawat tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi.

Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Untuk hasil cara menghilangkan bekas jerawat yang lebih menyeluruh dan sempurna, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Namun yang jelas diperlukan kesabaran dan disiplin.

Pun sangat dianjurkan untuk tidak berganti-ganti dokter.

Pada pasca-penanganan, penting adanya untuk senantiasa memperhatikan pemicu-pemicu yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat agar dapat menghindarinya dan tidak memecahkan jerawat sehingga menjadi bekas jerawat.