Ingin Sehat? Coba Saja Jalan Sambil Mundur..Ini Rahasia dan Caranya



Ingin sehat? Coba deh berjalan mundur. Jalan kaki dan joging memang olahraga yang mudah dan minim risiko sehingga sangat disarankan untuk dilakukan oleh siapa saja tak pandang usia. Jalan kaki sangat bermanfaat untuk melatih kekuatan otot jantung dan mengoptimalkan kesehatan Anda.

Jalan kaki atau lari yang Anda lakukan setiap sesi tentunya berjalan maju, bukan? Mengapa tidak Anda kombinasikan dengan berjalan atau berlari mundur? Karena memberikan manfaat yang lebih besar ketimbang hanya berjalan atau berlari maju.

Inilah beberapa manfaat berjalan atau berlari mundur antara lain sebagai berikut:

1.Rehabilitasi

Berjalan, berlari atau mendaki mundur dapat membantu pemulihan persendian dan otot yang cidera. Ketika bergerak mundur, kecepatan dan rentang gerak maksimum lutut berkurang dibanding ketika bergerak maju.

Walhasil persendian dan otot bekerja lebih ringan dan cidera lebih cepat pulih. Menurut beberapa penelitian, terjadi penurunan kerja otot sebanyak 95 persen saat seseorang berjalan mundur dibanding ketika berjalan maju. Selain itu, kekuatan hentakan saat kaki mendarat pada tanah juga berkurang karena jari kaki mendarat sebelum tumit. Saat berjalan maju, tumit menapak lebih dulu sehingga tekanan yang diberikan akan lebih besar.

2.Meningkatkan keseimbangan



Punya masalah dengan keseimbangan? Mungkin Anda bisa mencoba berjalan atau berlari mundur. Pasalnya berjalan atau berlari mundur dapat melatih keseimbangan Anda. Agar manfaatnya maksimal, sangat penting untuk melakukannya tanpa berpegangan pada apapun agar tubuh Anda cepat beradaptasi. Mulailah dengan sangat perlahan sampai Anda dapat menguasai latihan ini.

3.Mengaktifkan jaringan saraf

Berjalan, berlari atau mendaki mundur dapat berperan sebagai salah satu stimulasi bagi otak dan membantu mengaktifkan otot dalam pola yang berbeda.

4.Membantu otak lebih fokus

Kemampuan untuk fokus sangat penting di dunia kerja dan dalam mengerjakan apa pun. Bila Anda sulit untuk fokus, seringlah berjalan mundur. Pasalnya, berjalan mundur lebih susah dilakukan dibandingkan dengan berjalan maju.

Itu sebabnya, berjalan mundur sama artinya dengan melatih otak mengerjakan tugas-tugas yang sulit. Ini terungkap dari hasil penelitian University of Nevada di Los Vegas. Para peneliti percaya, pikiran kita akan menjadi lebih fokus jika rutin berjalan mundur beberapa menit sehari. Tingkat konsentrasi yang diperlukan untuk bisa berjalan mundur dengan baik, sama levelnya dengan konsentrasi yang diperlukan saat kita sedang menghadapi bahaya.

Begini Aturannya

Berjalan dan berlari mundur adalah tugas yang kompleks. Hampir semua atlet membutuhkan keterampilan ini untuk bisa memenangkan pertandingan. Ini karena seorang atlet memerlukan keseimbangan tubuh yang sempurna. Tak perlu khawatir, Anda pun bisa meniru mereka.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, mulailah berlatih dengan kecepatan lambat tanpa berpegangan. Jangan melebihi kecepatan 1,5 kilometer per jam. Jika Anda melakukannya di dalam pusat kebugaran, cobalah berjalan maju di mesin treadmill selama 5 menit, setelah itu berjalan mundur selama dua menit.

Jika Anda melakukannya di luar ruangan, apalagi di area di mana banyak kendaraan lalu-lalang, jangan melakukannya sendirian. Ajak seorang teman untuk mengawasi jalan di belakang Anda sambil dia juga berolahraga.

Jika Anda terpaksa melakukannya sendirian, pastikan Anda menengok ke belakang cukup sering. Antisipasi adalah sesuatu yang sangat penting, karena pasti Anda tidak ingin tersandung atau terlanggar kendaraan ketika sedang mencoba untuk hidup sehat. (dr. Nina Amelia Gunawan/meetdoctor)