Tak Ada Pria yang Tak Menonton Film Porno!


Jangan keburu panik bila Anda pernah memergoki pasangan asyik menikmati pornografi, entah itu dalam bentuk gambar-gambar di majalah, atau film. Pria menonton video porno sama dengan perempuan mengunjungi salon. Demikian menurut Ian Kerner, sex therapist yang juga penulis buku She Comes First. Yang mereka rasakan seusai melakukan aktivitas tersebut lebih kurang adalah sama: rileks, segar, dan stres mendadak hilang.

Pada dasarnya, semua pria pernah menonton film biru. Demikian fakta yang diungkap oleh sekelompok peneliti dari University of Montreal, Canada. Mereka mengaku tidak mampu menyelesaikan sebuah studi ketika tidak dapat menemukan pria mana pun yang tidak pernah menikmati pornografi.

Di lain pihak, para peneliti tersebut berkesimpulan bahwa hanya dengan menonton film biru tidak berarti pria mengalami penyakit atau kelainan yang bersifat seksual. Dalam berbagai penelitian, umumnya dikatakan bahwa kebiasaan menikmati pornografi baru dibilang bisa menimbulkan masalah jika pornografi dijadikan cara oleh pria untuk melarikan diri dari hubungannya dengan wanita (misalnya karena hilangnya gairah untuk berhubungan seksual secara normal). Pada kondisi tersebut, pornografi bukan lagi dipandang sebagai cara untuk melampiaskan hasrat seksual (tanpa menyakiti pasangannya). Bila hal ini dibiarkan berlarut-larut, yang terjadi kemudian adalah kecanduan, penyimpangan, bahkan mungkin perselingkuhan.

Rata-rata pria berpasangan menikmati pornografi 1,7 kali per minggu dengan waktu 20 menit. Cukup singkat, bukan? Maka dari itu, bila ia mengatakan baru saja mengirim e-card untuk adik perempuannya dengan wajah tegang atau merasa bersalah, hm... maka mungkin ia baru saja menjalani sesi kilat dengan media pornografinya.

Sumber: lemondrop.com , Kompas,Rabu, 17/3/2010